Key art Final Fantasy VI dengan karakter versi pixel
Kredit: Square Enix
News

Yoshi-P: Remake FF6, FF8, FF9 Bisa Sampai 5 Bagian

Harapan penggemar soal remake Final Fantasy VI, VIII, dan IX baru saja dapat jawaban yang tidak enak didengar. Kalau pun dibuat dengan pendekatan seperti Final Fantasy VII Remake, kata Naoki Yoshida, game-game itu kemungkinan harus dipecah jadi empat atau bahkan lima bagian.

Di mana pernyataan ini keluar

Yoshida, produser sekaligus direktur Final Fantasy XIV yang akrab disapa Yoshi-P, mengatakannya di panggung Final Fantasy XIV Fan Festival 2026 di Berlin, Minggu 26 Juli 2026. Sesinya bernama Naoki’s Room, berdurasi 75 menit, dan tamunya Naoki Hamaguchi, direktur seri Final Fantasy VII Remake. Seluruh acara disiarkan langsung di kanal resmi Final Fantasy XIV.

Obrolan itu sampai ke topik remake karena Hamaguchi menyebut Final Fantasy VI sebagai alasan dia masuk industri game. Menurutnya, setiap kali dia mengatakan itu di wawancara, muncul lagi harapan dan berita bahwa dia akan me-remake FF6, dan setiap kali pula dia harus membantahnya.

Di titik itulah Yoshida menimpali. Terjemahannya beredar lewat penerjemah Genki, yang juga menangani banyak wawancara Square Enix sebelumnya.

Kalimat lengkapnya kurang lebih begini: dia paham perasaan fans, tapi minta orang berhitung dulu. Final Fantasy VI itu game yang sangat besar, begitu juga Final Fantasy VIII dan IX. Sejak Final Fantasy VII Remake, dia mengerti kenapa orang meminta remake judul-judul lain. Tapi kalau benar dikerjakan, hasilnya kemungkinan harus dirilis dalam empat sampai lima bagian.

Kenapa hitungannya jadi sebanyak itu

Angka empat atau lima bagian terdengar berlebihan sampai kita ingat berapa lama Final Fantasy VII Remake dikerjakan. Trilogi itu mulai rilis 2020, bagian keduanya 2024, dan penutupnya baru datang 2027. Hamaguchi sendiri di panggung berterima kasih ke timnya yang bertahan lebih dari sepuluh tahun mengerjakan proyek yang sama.

Key art Final Fantasy VI dengan karakter versi pixel
Final Fantasy VI, game yang disebut Hamaguchi sebagai alasannya masuk industri game. Kredit: Square Enix

Masalahnya, FF6 bukan game yang lebih kecil dari FF7. Isinya justru lebih padat: belasan karakter playable yang hampir semuanya punya cerita sendiri, dunia yang berubah total di paruh kedua, dan sejumlah besar side content. Memindahkan semua itu ke standar visual dan gameplay seperti seri remake berarti membangun ulang bagian-bagian yang di game aslinya cukup diwakili sprite dan beberapa kotak dialog.

“Jadi saya tidak bisa asal bilang, ‘Ya, saya akan remake FF6’, karena tidak sesederhana itu,” kata Hamaguchi.

Ini bukan peringatan pertama dari Square Enix

Dua tahun lalu, produser Final Fantasy VII Remake yang juga direktur FF6 versi asli, Yoshinori Kitase, sudah mengatakan hal serupa. Dalam wawancara dengan YouTuber Prancis Julien Chièze pada Januari 2024, Kitase menyebut me-remake FF6 dengan pendekatan yang sama bisa memakan waktu sekitar dua kali lipat dari seri FF7 Remake, karena jumlah karakter dan volume kontennya jauh lebih besar.

Dua kali lipat dari proyek yang berjalan sepuluh tahun lebih itulah yang kemudian diringkas jadi angka 20 tahun. Pernyataan Yoshida minggu ini pada dasarnya mengulang logika yang sama, cuma dengan satuan berbeda: bukan tahun, tapi jumlah rilisan.

Ada satu momen yang malah bikin ramai

Menjelang akhir sesi, Yoshida menyinggung komentar penonton livestream yang berkata ingin Hamaguchi membuat Final Fantasy XVII. Yoshida menyebut komentar itu pujian tertinggi yang bisa diterima seorang developer. Hamaguchi lalu berkata, “Boleh saya menanggapi itu? Kalau saya…” sebelum Yoshida buru-buru mengalihkan pembicaraan.

Potongan itu langsung diramaikan sebagai isyarat bahwa FF17 sudah diputuskan dan Hamaguchi yang akan memegangnya. Perlu ditahan dulu. Square Enix tidak mengumumkan apa pun soal FF17 di acara ini, dan Hamaguchi masih memegang Final Fantasy VII Revelation yang belum rilis.

Yang benar-benar diumumkan di Berlin

Alih-alih remake baru, yang keluar dari panggung Berlin adalah kolaborasi. Final Fantasy XIV akan kedatangan seri raid delapan pemain bertema Final Fantasy VII berjudul Beyond the Lifestream, dikerjakan bersama tim seri remake.

Key art Final Fantasy XIV Fan Festival 2026 Berlin
Fan Festival 2026 di Berlin, tempat pernyataan Yoshida keluar, digelar 25-26 Juli. Kredit: Square Enix

Selain raid, Gold Saucer di FF14 kebagian konten bertema FF7, termasuk minigame mengetik bernama Keybound Brawler yang dijadwalkan Oktober, plus kostum bergaya Barret dan Tifa. Raid Beyond the Lifestream sendiri direncanakan masuk lewat versi 8.01, tanggalnya belum diumumkan, tapi disebut mendarat sebelum Final Fantasy VII Revelation rilis.

Cuplikan kota dalam ekspansi Final Fantasy XIV Evercold
Ekspansi berikutnya Final Fantasy XIV, Evercold, jadi rumah bagi raid crossover Beyond the Lifestream. Kredit: Square Enix

Final Fantasy VII Revelation sendiri, penutup trilogi remake, sudah dipastikan rilis musim semi 2027 untuk PlayStation 5, Nintendo Switch 2, Xbox Series X|S, dan PC lewat Steam, Epic Games Store, serta Xbox PC. Berbeda dari dua bagian sebelumnya, kali ini semua platform kebagian di hari yang sama.

Yang sebenarnya sedang dikatakan Square Enix

Baik Yoshida maupun Hamaguchi tidak pernah bilang remake FF6, FF8, atau FF9 mustahil. Yang mereka tolak adalah satu asumsi spesifik: bahwa remake berarti harus mengikuti resep FF7 Remake, yaitu satu game klasik dibongkar jadi beberapa game besar dengan skala produksi penuh.

Square Enix sebenarnya sudah punya jalur lain untuk judul-judul ini. FF6 sudah dirilis ulang lewat Pixel Remaster, dan seri Pixel Remaster itu tersedia di banyak platform modern. Pertanyaannya jadi bukan “kenapa tidak di-remake”, melainkan bentuk apa yang masuk akal antara remaster sederhana dan proyek satu dekade.

Selama pertanyaan itu belum dijawab, angka yang disebut Yoshida di Berlin akan terus jadi rem: bukan penolakan, tapi tagihan waktu dan biaya yang harus dibayar seseorang lebih dulu.

Sumber

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan.