
Take-Two Minta Data Pembocor GTA VI dari Empat Platform
Take-Two Interactive membawa urusan bocoran Grand Theft Auto VI ke pengadilan federal. Dalam dua hari, 20 dan 21 Agustus 2026, perusahaan itu mengajukan empat permohonan subpoena DMCA ke Pengadilan Distrik Selatan New York untuk memaksa sejumlah platform menyerahkan data identitas pemilik akun yang diduga menyebarkan materi GTA VI.
Berkasnya bisa dibaca publik lewat sistem pengadilan, dan isinya lebih luas dari yang beredar di media sosial: bukan dua platform, melainkan empat.
Empat berkas, empat platform
| Nomor perkara | Tanggal | Ditujukan ke |
|---|---|---|
| 1:26-mc-00421 | 20 Agustus 2026 | Microsoft Corporation, sebagai penyedia layanan GitHub |
| 1:26-mc-00422 | 20 Agustus 2026 | Discord, Inc. |
| 1:26-mc-00425 | 21 Agustus 2026 | Google LLC, sebagai penyedia layanan YouTube |
| 1:26-mc-00426 | 21 Agustus 2026 | X Corp. |
Dua berkas pertama diajukan lewat firma Kirkland & Ellis, ditandatangani Dale M. Cendali dan Joshua L. Simmons. Dua berkas berikutnya diajukan lewat Ruttenberg IP Law, ditandatangani Rachel Bandli.

Yang diminta bukan hukuman, tapi identitas
Keempat berkas itu bukan gugatan terhadap si pembocor. Yang dipakai Take-Two adalah mekanisme subpoena DMCA berdasarkan 17 U.S.C. § 512(h), jalur di mana pemegang hak cipta bisa meminta panitera pengadilan menerbitkan perintah kepada penyedia layanan agar menyerahkan data identitas pengguna yang diduga melanggar hak cipta.
Syaratnya disebut terpenuhi di berkas: Take-Two sudah mengirim pemberitahuan penghapusan sesuai § 512(c)(3)(A) ke platform terkait, melampirkan draf subpoena dan draf penetapan, serta menyertakan pernyataan bersumpah bahwa data yang diminta hanya akan dipakai untuk melindungi hak ciptanya.
Materi yang dipersoalkan disebut sebagai karya berhak cipta Take-Two untuk Grand Theft Auto VI, mencakup konten audiovisual, artwork, gambar, dialog, dan elemen kreatif lain. Nama-nama persona yang dikaitkan dengan materi itu di berkas antara lain CyberLeek, CyberLeeks, Surfer24k, dan akun @cyberleek_ar_io di X.
Cawan Tua tidak memuat ID akun, tautan undangan server, maupun URL materi yang tercantum di berkas tersebut.
Discord diberi tenggat 4 September
Untuk Discord, subpoena-nya sudah berbentuk formulir resmi pengadilan tertanggal 20 Agustus 2026, ditujukan ke Discord, Inc. lewat agen terdaftarnya, dengan tenggat penyerahan dokumen pada 4 September 2026 pukul 10.00 di kantor Kirkland & Ellis, New York.
Permintaan datanya rinci. Untuk tiap akun yang cocok, Discord diminta menyerahkan antara lain catatan log pesan asli, log akses IP, alamat surel, nomor telepon, akun terhubung, waktu pendaftaran, dan pengenal perangkat, untuk periode sejak 1 Juni 2026.
Akun X yang disebut di berkas
Berkas untuk X Corp. secara khusus menyebut akun @cyberleek_ar_io sebagai tempat materi tersebut diunggah. Perlu dicatat, berkas ini tidak menetapkan siapa orang di balik akun itu, dan tidak menyatakan bahwa pemilik akun tersebut adalah sumber awal kebocoran. Justru itulah yang ingin diketahui Take-Two lewat subpoena: identitas di balik akun.
Belum ada pernyataan publik dari Rockstar Games maupun Take-Two soal perkara ini, dan belum ada keterangan dari pihak platform yang dituju.
Materi yang dipersoalkan itu mulai beredar sejak 18 dan 19 Agustus. Di periode yang sama, saham Take-Two (TTWO) tutup di $237,04 pada 19 Agustus, turun 2,21%, sebelum naik 1,31% ke $240,15 keesokan harinya.
Sumber
- Berkas perkara 1:26-mc-00421, In re DMCA Subpoena to Microsoft Corporation, SDNY
- Berkas perkara 1:26-mc-00422, In re DMCA Subpoena to Discord, Inc., SDNY
- Berkas perkara 1:26-mc-00425, In re DMCA Subpoena to Google LLC, SDNY
- Berkas perkara 1:26-mc-00426, In re DMCA Subpoena to X Corp., SDNY
- Post @BalbinoGames di X, 21 Agustus 2026